METROPOLITAN

Selasa, 14 Januari 2020 | 20:24 WIB

Polisi Segera Periksa Siwi Pramugari Garuda

Happy Karundeng
Polisi Segera Periksa Siwi Pramugari Garuda
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya telah menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti yang juga populer dengan nama Siwi Sidi terkait laporan yang dibuatnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penyidik telah menjadwalkan untuk meminta keterangan Siwi pada Jumat, 17 Januari 2020 mendatang.

"Ya kita jadwalkan ulang lagi nanti, sekita tanggal 17 Januari nanti," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/1/2020).

Yusri menjelaskan, penyidik telah berkoordinasi dengan tim pengacara Siwi terkait jadwal ulang pemeriksaan ini. Pengacara Siwi mengaku kalau kliennya akan hadir dalam pemeriksaan ulang ini. Sedianya Siwi diperiksa Senin 13 Januari 2020 kemarin. Tapi, Siwi tak bisa hadir karena terbang ke Shanghai untuk kerjaannya.

"Kita sudah koordinasi dengan tim advokasi dan juga yang bersangkutan dan rencana akan hadir pada tanggal 17," ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan polisi menjadwalkan memeriksa Siwi terkait laporan yang dibuatnya terhadap akun Twitter @digeeembok. Dia akan diperiksa di Markas Polda Metro Jaya, hari ini, Senin, 13 Januari 2020. Siwi akan dimintai keterangannya sebagai saksi pelapor.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. "Rencananya demikian," kata Yusri saat dikonfirmasi wartawan.

Untuk diketahui, Siwi melalui pengacaranya, Elza Syarif, menyampaikan telah melaporkan pemilik akun @digeeembok ke polisi. Siwi merasa dicemarkan nama baiknya karena dituding sebagai simpanan salah satu petinggi Maskapai Garuda Indonesia.

Laporan polisi tersebut tertanggal 28 Desember 2019, dengan nomor LP/ 8420/ XII/ 2019/ PMJ/ Dit. Reskrimsus dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui media sosial Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 43 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Akun @digeeembok juga telah dipolisikan oleh Vice President (VP) Awak Kabin Garuda Indonesia, Roni Eka Mirsa pada Desember 2019 lalu. Roni merasa dicemarkan namanya, karena dituding sebagai germo.

BERITA TERKAIT
Usai Terima Surat dari Anies, DPRD Lakukan Ini
Anies Canangkan Pembangunan Halte TransJ-MRT Asean
PKS Minta KPK Ikut Awasi Pemilihan Wagub DKI
PKS Minta Anies Segera Proses 2 Cawagub
Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Anak di Jakut
Kasus Narkoba Ibra, Polisi Panggil 2 Artis
Aksi Cabul di Jalan Raya Gegerkan Warga Jatinegara

kembali ke atas