TEKNOLOGI

Rabu, 15 Januari 2020 | 17:17 WIB

Vietnam Akan Luncurkan Layanan Komersial 5G

Vietnam Akan Luncurkan Layanan Komersial 5G

INILAHCOM, Hanoi - Vietnam berencana untuk meluncurkan layanan seluler 5G komersial tahun ini. Kementerian Informasi dan Komunikasi Vietnam menyebutkan hal itu dalam di situs webnya, demikian lansir Reuters.

Pada tahun lalu, Pemerintah Vietnam memberikan lisensi percobaan 5G pertamanya untuk Viettel, perusahaan telekomunikasi terbesar di negara itu.

Pada Juni 2019, perusahaan saham gabungan Vingroup JSC menandatangani kesepakatan dengan Qualcomm dan Fujitsu untuk memproduksi smartphone 5G di Vietnam.

Sementara itu, di Indonesia, perbincangan hangat dunia teknologi dan telekomunikasi juga berputar di sekitar 5G sepanjang 2019.

Indonesia belum menetapkan target kapan jaringan 5G akan dipakai di Indonesia, namun, Pemerintah mengatakan 5G diharapkan datang di waktu yang tepat untuk menggunakan teknologi tersebut sehingga tidak hanya menjadi tempat untuk memasarkan 5G.

Meski pun belum jelas kapan 5G akan masuk Indonesia, pemerintah dan lembaga yang terlibat, termasuk industri telekomunikasi, sudah menyiapkan berbagai hal agar dapat mengadopsi jaringan 5G.

Smartfren pada pertengahan 2019 menguji coba jaringan 5G di pabrik pengolahan kelapa sawit di Marunda, beberapa waktu lalu, menggunakan frekuensi 28GHz milimeter wave, untuk memantau lokasi publik secara aktual, real time, dipadukan dengan internet of things (IoT) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Uji coba terbaru dari Telkomsel pada akhir November 2019, bersama dengan OPPO, menguji coba jaringan 5G di Batam untuk panggilan telepon melalui protokol internet (VoIP) di perangkat Reno versi 5G.

#Vietnam,5G #layanan
BERITA TERKAIT
RedDoorz Resmikan Layanan Pencari Kos KoolKost
(Pastikan Kendaraan Konsumen Prima di Musim Hujan) MMKSI Gelar Mitsubishi Program Rainy Campaign 2020
Sambut Imlek, Vivo Gelar Promo Hoki Salebration
Dua Flash Sale, 11.000 Unit Realme 5i Ludes
Sigapnya Suzuki Bantu Pelanggan Terdampak Banjir
Huawei Buka Suara Soal Virus Corona di Indonesia
Pangsa Pasar Toyota Naik Menjadi 32,2%

kembali ke atas