GAYA HIDUP

Rabu, 15 Januari 2020 | 15:55 WIB

Sehati Serahkan TeleCTG ke Garut dan Labuan Bajo

Mia Umi Kartikawati
Sehati Serahkan TeleCTG ke Garut dan Labuan Bajo

INILAHCOM, Jakarta - Sehati Group, perusahaan yang mengembangkan solusi layanan kesehatan maternal jarak jauh, Sehati TeleCTG; menyerahkan perangkat Sehati TeleCTG kepada pemerintah Kabupaten Garut dan Labuan Bajo.

Upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah Indonesia untuk membangun manusia Indonesia yang unggul, sehat dan berkualitas, melalui peningkatan dan pemerataan pelayanan kesehatan maternal menggunakan solusi Sehati TeleCTG hingga ke pelosok Tanah Air.

dr. Ari Waluyo, Sp.OG, Co-Founder & Chief Executive Officer Sehati Group mengatakan, kehadiran Sehati TeleCTG di pelosok Tanah Air dilatar belakangi oleh tingginya AKI, AKB dan stunting di Indonesia. Angka stunting di Kabupaten Garut merupakan yang tertinggi se-Jawa Barat.

Selama tahun 2017, di Garut juga ditemukan 111 kasus ibu hamil dengan anemia, 62 ibu hamil kekurangan energi kronis, dan 66 balita kurus. Memahami kondisi ini, Sehati Group bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia menyerahkan 3 unit perangkat Sehati TeleCTG kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut sebagai bentuk dukungan dalam upayapenurunan AKI, AKB dan stunting, kata Ari Waluyo, Jakarta, Rabu, (15/01/2020).

Penyerahan 3 perangkat Sehati TeleCTG dari PT Telekomunikasi Indonesia ke Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dilakukan beberapa waktu lalu dan disaksikan langsung oleh Cahyadi Ahmadjayadi, Komisaris Independen PT Telekomunikasi Indonesia; dr. Janna Markus Yajriawati, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut; dan dr. Ari Waluyo, SpOG - Co-Founder & Chief Executive Officer Sehati Group.

Lebih lanjut dr. Ari Waluyo, Sp.OG menjelaskan, selain di Kabupaten Garut, Sehati TeleCTG kini juga sudah tersedia di 3 puskesmas di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran Sehati TeleCTG ini dibarengi dengan ketersediaan jaringan internet BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Dengan keberadaan infrastruktur internet yang menunjang layanan kesehatan maternal jarak jauh, membuka kesempatan bagi ibu-ibu hamil diLabuan Bajo untuk mengakses layanan Antenatal Care (ANC) atau pemeriksaan kehamilan yang lebih baik. Adapun para ibu dapat memeriksakan kehamilannya menggunakan Sehati TeleCTG di puskesmas Wae Nakeng, Labuan Bajo, dan Rekas, tambahnya.

Pengaplikasian layanan Sehati TeleCTG di puskesmas Labuan Bajo disaksikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, S.E pada Kunjungan Kerja Pertamanya beberapa waktu lalu. Beliau didampingi oleh Ari Soegeng Wahyuniarti, Kepala Divisi Layanan TI untuk Masyarakat dan Pemerintah BAKTI; Fadhilah Mathar, Direktur Sumber Daya & Administrasi BAKTI; Paulus Mani, Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat; Abraham Auzan, Co-Founder & Chief Product Officer Sehati Group; dan Erna Shinta Nurdianti, Team Lead Implementation Sehati Group.

Hingga saat ini solusi Sehati TeleCTG telah digunakan oleh 20.000 ibu hamil dan lebih dari 10.500 bidan di 11 provinsi dan 27 Kabupaten Indonesia.

Layanan Sehati TeleCTG yang berbasis inovasi dan teknologi tepat guna, secara sinergis membantu ibu hamil dan bidan dalam memantau perkembangan dan kesejahteraan janin; mendeteksi faktor risiko tinggi pada ibu hamil; perhitungan kontraksi dan tendangan bayi; menginterpretasi hasil pemeriksaan dan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis bidan dan kandungan; serta penyediaan data real time bagi pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan.(tka)

#teleCTG #garut #labuanbaju #sehati #kesehatan #ibuhami
BERITA TERKAIT
Dampak Kesehatan dari Jam Kerja Berlebih
Seberapa Efektif Kerja Vaksin HPV?
(Wabah Pneumoni Wuhan, Tiongkok) Tidak Ada Travel Ban ke Wuhan dari Indonesia
Cara Pencegahan Penularan Pneumonia
Waspada Terhadap Pneumonia dari Wuhan
Jangan Panik, Yuk Kenali Pneumonia
Ini Cara Atasi Stunting dan Diare pada Anak

kembali ke atas