NASIONAL

Rabu, 15 Januari 2020 | 17:36 WIB

Sayap PDIP Lapor Dewan Pers Terkait Pemberitaan

Sayap PDIP Lapor Dewan Pers Terkait Pemberitaan

INILAHCOM, Jakarta - Organisasi sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), mendatangi Dewan Pers untuk mengadukan pemberitaan terkait OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang dinilai merugikan PDI Perjuangan, Rabu (15/1/2020).

Aduan ini adalah inisiasi DPN Repdem dan perwakilan pengurus daerah untuk menjaga nama baik PDIP. Sekjen DPN Repdem Wanto Sugito bersama Ketua Bidang Hukum DPN Repdem Fajri Syafii mengadukan kepada Dewan Pers terkait berita yang menyudutkan PDIP di salahsatu media massa.

"Dalam berita itu ada justifikasi judul, framing, penggiringan opini yang tidak terkonfirmasi dan menyudutkan PDI Perjuangan," kata Wanto.

Wanto menyampaikan, sebagai pilar demokrasi, seharusnya lembaga pers dapat menyajikan berita yang akurat. Repdem menduga, berita itu melanggar UU Pers dan kode etik jurnalistik.

"Dalam berita itu ada penggiringan opini melalui permainan judul berita sehingga merugikan marwah institusi PDI Perjuangan dan merugikan Sekjen PDI Perjuangan," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Hukum DPN Repdem Fajri Syafii menyampaikan, pihaknya sangat menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi. Namun, sangat meresahkan jika ada pembiaran pada pemberitaan yang menggiring opini tanpa disertai fakta.

"Maka kami melapor kepada Dewan Pers untuk dugaan pelanggaran etiknya, dan akan melapor ke Polda Metro Jaya untuk dugaan pelanggaran pidananya," tambahnya.

Menanggapi aduan DPN Repdem, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun didampingi Tim Analis akan menganalisa pemberitaan yang diadukan.

"Pekan depan pukul 09.00 kita sampaikan lagi, termasuk kami akan panggil perwakilan media yang diadukan," ujar Hendry. [ton]

BERITA TERKAIT
Yasonna Ogah Tanggapi Keberadaan Harun Masiku
KPK Tahan Penyuap Bupati Solok Selatan
Kejagung Libatkan BPK Usut Jiwasraya
Merintangi Penyidikan Kasus Masiku, Ini Kata KPK
KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Setimpal
Koalisi Pejalan Kaki Dorong Perlindungan Hukum
DPR Klaim Minta Kejagung Beberkan Kasus Jiwasraya

kembali ke atas